Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Cabang Kota Banda Aceh menggelar aksi sosialisasi gizi kepada beberapa sekolah dasar di wilayah Kota Banda Aceh, salah satunya adalah SD Negeri 2 Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak. Para ahli gizi memberikan edukasi interaktif mengenai pesan-pesan utama dalam “Isi Piringku”, serta mengajak siswa untuk lebih gemar mengonsumsi protein hewani, sayur, dan buah guna mencegah masalah stunting dan obesitas pada anak sekolah.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi saat para anggota PERSAGI mengajak mereka mengenali jenis-jenis makanan bergizi melalui permainan dan diskusi seru. Selain memberikan penyuluhan kepada siswa, tim PERSAGI juga berdialog dengan pihak sekolah dan pengelola kantin untuk memastikan ketersediaan jajanan yang sehat dan higienis di lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan momentum Hari Gizi Nasional 2026 dapat menjadi titik balik bagi sekolah-sekolah di Banda Aceh untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.

PERSAGI BANDA ACEH EDUKASI SISWA SDN 2 BANDA ACEH DALAM RANGKA PERINGATAN HARI GIZI NASIONAL

Kegiatan belajar mengajar semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di sekolah SD Negeri 2 Banda Aceh resmi berakhir dengan dilaksanakannya pembagian rapor pada hari Sabtu, 20 Desember 2025. Sejak pagi, suasana sekolah tampak ramai oleh kehadiran orang tua murid yang datang dengan penuh semangat untuk melihat perkembangan putra-putrinya. Momen ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk transparansi sekolah dalam melaporkan hasil usaha belajar siswa selama enam bulan terakhir, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter.

Proses pembagian rapor dilakukan secara tatap muka di kelas masing-masing, di mana guru kelas berkesempatan berdialog langsung dengan orang tua. Dalam pertemuan tersebut, guru menyampaikan pencapaian spesifik siswa serta memberikan catatan evaluasi mengenai hal-hal yang perlu ditingkatkan pada semester mendatang. Kerja sama yang erat antara sekolah dan orang tua sangat ditekankan, mengingat keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi berkelanjutan di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Setelah menerima hasil laporan belajar, seluruh siswa akan memasuki masa libur semester ganjil sebelum kembali memulai aktivitas di semester genap. Pihak sekolah berharap agar waktu liburan ini dapat dimanfaatkan oleh para siswa untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, tanpa melupakan kebiasaan baik seperti membaca buku. Kami mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih oleh seluruh siswa dan sampai jumpa kembali di semester depan dengan semangat belajar yang baru.

PEMBAGIAN RAPOT SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2025/2026

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Bapak Sulaiman Bakri, M.Pd. melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 2 Banda Aceh dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) terkait persiapan pembagian rapor semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Kepala Sekolah beserta jajaran staf pengajar. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian proses penilaian hasil belajar siswa telah rampung dengan baik dan sesuai dengan standar kurikulum yang berlaku, sehingga pembagian rapor dapat berjalan tepat waktu dan transparan.

Kunjungan monev ini ditutup dengan sesi pengarahan singkat di ruang pertemuan dan sesi foto bersama. Kepala Dinas memberikan motivasi agar sekolah terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Beliau berharap momentum pembagian rapor tidak hanya sekadar penyerahan angka-angka, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi guru, siswa, dan orang tua untuk meningkatkan prestasi di semester mendatang. Pihak sekolah pun menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pembagian rapor sesuai dengan protokol dan jadwal yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab.

KUNJUNGAN DAN MONEV KEPALA DINAS PENDIDIKAN KOTA BANDA ACEH KE SDN 2

Morlife, sebagai merek yang peduli terhadap tumbuh kembang anak, mengadakan lomba mewarnai di SD Negeri 2 Banda Aceh. Acara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah platform berharga yang bertujuan untuk mengasah dan merangsang kreativitas serta keterampilan motorik halus para siswa. Acara ini dibuka dengan kata sambutan dari Ibu Plt Kepala SD Negeri 2 Banda Aceh, Ibu Yetianingsih, dilanjutkan dengan aturan lomba mewarnai oleh tim Morlife yang diwakili oleh Ibu Rahma.

Lomba mewarnai morlife dengan tema yang ceria dan edukatif. Melalui lomba ini, anak-anak didorong untuk mengekspresikan imajinasi mereka melalui paduan warna yang berani dan cerah. Partisipasi yang tinggi dari siswa menunjukkan antusiasme besar mereka terhadap kegiatan seni, sekaligus memperlihatkan komitmen Morlife dalam mendukung pendidikan non-akademik di tingkat sekolah dasar.

​Melalui kegiatan mewarnai ini, SD Negeri 2 Banda Aceh berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, seperti ketelitian, kesabaran, dan kemampuan menyelesaikan tugas. Proses memilih dan memadukan warna mengajarkan anak-anak tentang estetika dan pengambilan keputusan, sementara suasana kompetisi yang sehat menumbuhkan sportivitas dan rasa percaya diri. Para pemenang tidak hanya mendapatkan hadiah menarik dari Morlife, tetapi juga pengakuan atas karya mereka, yang tentunya menjadi motivasi tambahan untuk terus berkarya. Ke depannya, inisiatif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, memberikan ruang bagi bakat seni siswa siswi SD Negeri 2 Banda Aceh untuk berkembang optimal.

Tingkatkan Kreatifitas Siswa SD Negeri 2 Banda Aceh Bersama Morlife

Dalam suasana penuh kegembiraan dan kehangatan, SD Negeri 2 Banda Aceh turut merayakan Hari Guru Nasional (HGN) pada tanggal 25 November 2025 dengan berbagai kegiatan yang menyentuh hati. Puncak perayaan diawali dengan pembukaan oleh Ibu Yetianingsih sebagai plt kepala sekolah SD Negeri 2 Banda Aceh. Kemudian dilanjutkan kata sambutan oleh komite sekolah yang diwakili oleh Ibu Mimi. Acara dilanjutkan dengan pembacaan yasin oleh Bapak Mukhlis. Semua siswa dan guru membaca yasin bersama-sama dan acara perayaan hari guru ini diakhiri dengan pembacaan doa.

Pelaksanaan HGN ini bukan hanya sekadar seremoni, namun menjadi momen refleksi kolektif bagi seluruh warga sekolah untuk meneguhkan kembali komitmen dalam memajukan pendidikan nasional, sekaligus menanamkan nilai-nilai penghormatan kepada guru sejak dini.

HGN DI SDN 2 BANDA ACEH

TKA (Tes Kemampuan Akademik) untuk jenjang SD/MI sederajat pada tahun 2025 diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Maret atau April 2026, bersamaan dengan jenjang SMP. TKA merupakan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu, di jenjang SD meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Pelaksanaannya akan berlangsung selama satu hari dengan alokasi waktu ujian terbagi dalam beberapa sesi, termasuk latihan singkat, tes Bahasa Indonesia (60 menit), dan tes Matematika (60 menit). TKA dilaksanakan dengan sistem Computer Basic Test (CBT) dan tidak bersifat wajib, namun hasil TKA ini dapat menjadi salah satu syarat dalam seleksi penerimaan murid baru SMP/MTs/sederajat melalui jalur prestasi.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan TKA dan menindaklanjuti surat pusat asesmen pendidikan badan standar kurikulum dan asesmen pendidikan kementerian pendidikan dasar dan menengah, SD Negeri 2 Banda Aceh melakukan uji coba TKA tahap 1. Uji coba ini berlangsung dari tanggal 4-6 November 2025 di ruangan lab komputer SDN 2 Banda Aceh. Peserta yang mengikuti uji coba TKA adalah sebahagian siswa kelas 5 dan 6 SDN 2 Banda Aceh mengikuti pelaksanaan uji coba TKA tersebut yang berlangsung dari pukul 07.30 sampai selesai.

Manfaat utama TKA di jenjang SD adalah untuk memberikan umpan balik yang akurat mengenai kompetensi mendasar murid, khususnya dalam literasi dan numerasi. Hasil TKA tidak menentukan kelulusan siswa, melainkan berfungsi sebagai alat refleksi bagi satuan pendidikan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan iklim sekolah. Dengan informasi capaian akademik yang terstandardisasi ini, sekolah dan Dinas Pendidikan dapat memfokuskan sumber daya pada program perbaikan mutu pembelajaran yang lebih tepat sasaran. Selain itu, bagi siswa, hasil TKA dapat menjadi nilai tambah atau acuan untuk mendaftar ke jenjang sekolah berikutnya melalui jalur prestasi.

PELAKSANAAN UJI COBA TKA DI SDN 2 BANDA ACEH

Tahun 2025 ini, ribuan siswa kelas 5 sekolah dasar di seluruh Indonesia mulai berpartisipasi dalam Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). SD Negeri 2 Banda Aceh juga ikut melaksanakan ANBK yang diikuti oleh siswa kelas 5. Berbeda dengan ujian nasional, ANBK bukanlah tes kelulusan individu, melainkan evaluasi untuk mengukur mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Pelaksanaan ANBK di jenjang SD berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada 22–25 September 2025 untuk Tahap I, dan 29 September–2 Oktober 2025 untuk Tahap II. SD Negeri 2 melaksanakan ANBK pada Tahap I, yaitu tanggal 24-25 September 2025. Pelaksanaan ini bertujuan memetakan kompetensi literasi, numerasi, dan karakter siswa serta kualitas lingkungan belajar dan proses pembelajaran di sekolah.

Asesmen ini diikuti oleh siswa yang dipilih secara acak oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai sampel. Setiap sekolah dasar yang terpilih akan mengikutsertakan 30 siswa utama dan 5 siswa cadangan dari kelas 5. Pemilihan secara acak ini memastikan hasil asesmen dapat menggambarkan kondisi pendidikan secara objektif, tanpa fokus pada kemampuan individu siswa. Selain siswa, guru dan kepala sekolah juga akan mengisi survei terpisah untuk melengkapi data tentang lingkungan belajar. Hasil dari ANBK 2025 diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi sekolah untuk perbaikan kualitas pembelajaran di masa depan.

Pelaksanaan ANBK 2025 mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, dinas pendidikan, serta orang tua. SD Negeri 2 Banda Aceh telah mempersiapkan infrastruktur pendukung, seperti perangkat komputer dan jaringan internet yang memadai, untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. Gladi bersih juga telah dilakukan untuk membiasakan siswa dengan teknis pengerjaan soal berbasis komputer. Partisipasi aktif semua pihak ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dengan demikian, ANBK bukan hanya menjadi sebuah agenda asesmen rutin, melainkan upaya kolaboratif untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.

PELAKSANAAN ANBK DI SD NEGERI 2 BANDA ACEH

Banda Aceh merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan meriah melalui pawai kemerdekaan yang spektakuler. Pawai kemerdekaan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2025. Pawai ini menjadi ajang ekspresi kreativitas dan semangat nasionalisme, terutama bagi para pelajar yang berpartisipasi. Mereka berbaris dengan penuh kebanggaan, menampilkan berbagai kostum tematik yang menggambarkan kekayaan budaya dan sejarah Indonesia. Pawai ini dimulai dari lhong raya dan berakhir di taman sari. Dalam pawai kemerdekaan ini, beberapa sekolah memilih tema pahlawan nasional. Kreativitas mereka tak hanya terlihat dari kostum, tetapi juga dari koreografi dan yel-yel yang menambah semarak suasana, membuat pawai ini tak hanya sekadar barisan, tetapi sebuah pertunjukan seni yang memukau.

Pawai ini diikuti oleh SD Negeri 2 Banda Aceh. Pawai ini tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan bagi siswa siswi di Banda Aceh, tetapi juga sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada generasi muda. Para peserta, dari tingkat SD hingga SMA, berkompetisi secara sehat untuk menampilkan yang terbaik, di mana setiap kostum memiliki cerita dan makna mendalam. Pawai ini sukses menyatukan warga Banda Aceh dalam semangat kebersamaan dan persatuan, dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya tumpah ruah di jalanan menyaksikan arak-arakan. Parade ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tetap menyala, diwarnai dengan keindahan seni dan keberagaman budaya yang terus dijaga.

SDN 2 BANDA ACEH IKUTI PAWAI HUT RI KE-80

Pemeriksaan kesehatan rutin pada siswa SD di sekolah merupakan bagian integral dari program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari puskesmas. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang, mendeteksi dini masalah kesehatan, dan memberikan edukasi tentang gaya hidup sehat sejak usia dini. SD Negeri 2 Banda Aceh melakukan pemeriksaan kesehatan dengan bekerja sama dengan pihak puskesmas yang berlangsung selama 2 Hari yaitu tanggal 15 dan 16 Agustus 2025. Selama pemeriksaan, petugas puskesmas akan melakukan berbagai pengecekan, seperti pengukuran tinggi dan berat badan untuk melihat status gizi, pemeriksaan penglihatan dan pendengaran, serta inspeksi gigi dan mulut. Hal ini memungkinkan identifikasi masalah seperti gizi kurang, gangguan penglihatan, atau karies gigi yang jika dibiarkan dapat mengganggu proses belajar siswa.

Selain pemeriksaan fisik, petugas puskesmas juga memberikan edukasi interaktif kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, seperti cara mencuci tangan yang benar, menyikat gigi, dan menjaga kebersihan lingkungan. Para guru juga turut dilibatkan untuk memastikan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan. Jika ditemukan masalah kesehatan, petugas akan memberikan rujukan kepada orang tua agar siswa dapat mendapatkan penanganan lebih lanjut di puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya. Dengan adanya kolaborasi antara puskesmas dan sekolah, diharapkan setiap siswa dapat tumbuh sehat, sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar dengan optimal.

PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SD NEGERI 2 BANDA ACEH

Senin, 12 Agustus 2025, BPND datang ke SD Negeri 2 Banda Aceh untuk memberikan sosialisasi upaya pengurangan resiko pada siswa dan siswi SD Negeri 2 Banda Aceh. Pada saat pelaksanaan upacara bendera hari senin, 12 Agustus 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh yang diwakili oleh bapak Putrayana Marwan, S.E. dan bapak Adriansyah, S.Sos menyampaikan sosialisasi upaya pengurangan resiko bencana.

Pembina upacara oleh BPBD Banda Aceh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh secara proaktif melakukan sosialisasi bencana di sekolah-sekolah, salah satunya di SD Negeri 2 Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi di wilayah Aceh. Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD menjelaskan secara rinci tentang langkah-langkah darurat yang harus diambil saat gempa bumi atau tsunami.

Melalui sosialisasi ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat penting untuk keselamatan diri dan orang lain. Mereka dilatih untuk tetap tenang dan tidak panik saat terjadi bencana. Tim BPBD Banda Aceh juga menekankan pentingnya peran siswa sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan pemahaman yang kuat, mereka diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi dan praktik kesiapsiagaan bencana kepada orang tua dan tetangga. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan budaya sadar bencana yang kuat dan berkelanjutan, sehingga Kota Banda Aceh menjadi lebih tangguh dalam menghadapi potensi ancaman bencana di masa depan.

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPND) MELAKUKAN SOSIALISASI KE SDN 2 BANDA ACEH