Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Sampoerna Foundation menggelar uji kompetensi komprehensif yang menyasar tenaga pendidik di sekolah negeri, mulai dari jenjang SD dan SMP. Tes ini dirancang secara khusus untuk menganalisis empat kemampuan fundamental guru guna memetakan kekuatan serta mengidentifikasi titik kelemahan secara akurat. Melalui asesmen yang mendalam ini, diharapkan tercipta potret nyata mengenai kondisi kualitas instruksional dan profesionalisme guru di Kota Banda Aceh, sehingga kebijakan pendidikan di masa depan dapat berpijak pada data yang valid dan terukur.

SD Negeri 2 Banda Aceh juga ikut dalam pelaksanaan tes tersebut. Ada beberapa guru di SD Negeri 2 Banda Aceh yang mengikuti pelaksanaan tes tersebut. Pada saat pelaksanaan tes, perwakilan dari dinas pendidikan kota Banda Aceh datang untuk melihat langsung tes tersebut. Waktu pelaksanan tes tersebut adalah 120 menit. Tes terdiri dari tes mengukur empat kompetensi guru dan tes psikotes.

Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi tersebut, para guru akan dilibatkan dalam program peningkatan kapasitas yang intensif selama delapan bulan. Pelatihan berkelanjutan ini bertujuan untuk menjawab tantangan yang ditemukan selama tes, memberikan solusi atas kendala pedagogis, serta memperkuat kompetensi inti pendidik agar selaras dengan standar global. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa siswa di Banda Aceh mendapatkan kualitas pengajaran terbaik dari guru-guru yang telah teruji dan terus berkembang mengikuti dinamika zaman.

PELAKSANAAN TES OLEH SAMPOERNA FOUNDATION DI SDN 2 BANDA ACEH

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Cabang Kota Banda Aceh menggelar aksi sosialisasi gizi kepada beberapa sekolah dasar di wilayah Kota Banda Aceh, salah satunya adalah SD Negeri 2 Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak. Para ahli gizi memberikan edukasi interaktif mengenai pesan-pesan utama dalam “Isi Piringku”, serta mengajak siswa untuk lebih gemar mengonsumsi protein hewani, sayur, dan buah guna mencegah masalah stunting dan obesitas pada anak sekolah.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi saat para anggota PERSAGI mengajak mereka mengenali jenis-jenis makanan bergizi melalui permainan dan diskusi seru. Selain memberikan penyuluhan kepada siswa, tim PERSAGI juga berdialog dengan pihak sekolah dan pengelola kantin untuk memastikan ketersediaan jajanan yang sehat dan higienis di lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan momentum Hari Gizi Nasional 2026 dapat menjadi titik balik bagi sekolah-sekolah di Banda Aceh untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.

PERSAGI BANDA ACEH EDUKASI SISWA SDN 2 BANDA ACEH DALAM RANGKA PERINGATAN HARI GIZI NASIONAL